Select Page

Sebagai pengguna Operating System Windows sehari-hari, mungkin Anda sudah sering melihat fitur ini muncul di dekat opsi Shut Down komputer Anda. Sleep dan Hibernate. Kedua fitur ini adalah fitur mudah yang sangat berguna untuk penghematan listrik. Sleep dan Hibernate pertama kali dikenalkan pada sistem operasi Windows 95, dan teknologi ini telah berkembang hingga saat ini.

Perbedaan Sleep dan Hibernate

 

Sleep

Pada saat mode Sleep dijalankan, hampir semua bagian PC/Notebook tidak akan dialiri oleh listrik, kecuali RAM. Semua aktifitas yang terjadi sampai sebelum mode Sleep dijalankan akan disimpan di dalam RAM, sehingga pada saat PC/Notebook dinyalakan kembali, proses booting-nya akan lebih cepat.

Pada mode Sleep, jangan sampai baterai tercabut, karena akan memutuskan aliran listik ke dalam RAM, sehingga akan mengakibatkan data lost. Sleep cocok digunakan pada saat istirahat makan siang.

Kelebihan: irit listrik dan booting time akan lebih cepat daripada mode Hibernate.

Kekurangan: tidak cocok digunakan pada saat perjalanan, karena tetap akan menghasilkan panas, sehingga laptop akan overheat dan akan mengalami kerusakan secara hardware.

 

Hibernate

Konsep yang ditawarkan mode ini mirip seperti mode Sleep, hanya saja, pada mode ini semua data di RAM akan disimpan ke dalam Hard Disk. Pada saat dinyalakan kembali, Windows secara otomatis akan membaca Hard Disk yang menyimpan data RAM terlebih dahulu, baru akan melanjutkan kembali aktifitas yang terhenti. Pada mode ini, listrik di PC/ Notebook akan 100% terputus, sehingga keuntungannya kita bisa seenaknya mencabut dari sumber listrik maupun baterai.

Kelebihan: irit listrik, juga cocok digunakan saat perjalanan, karena tidak akan mengakibatkan overheat.

Kekurangan: kita harus mempersiapkan Hard Disk sebesar jumlah memori untuk berjaga-jaga, karena semua isi RAM akan di copy ke dalam Hard Disk.

 

Fitur Hibernate Pada Windows 8 atau Windows 8.1

Secara default, Windows 8 atau Windows 8.1 tidak menampilkan pilihan Hibernate, tapi menu ini ada dan disembunyikan. Untuk mengaktifkannya, bisa mengikuti cara-cara berikut:

Step 1:

Masuk ke Control Panel > System Security > Power Options > Choose What the Power Button Do (Does).

Cara lain bisa menggunakan Ctrl + X, lalu pilih Power Options > Choose What the Power Button Do (Does).

Step 2:

Pada bagian tengah atas, ada pilihan “Change settings that are currently unavailable”, bila ada pilihan hak akses, pilih Yes.

Step 3:

Scroll ke bagian bawah akan muncul pilihan Hibernate, silahkan centang untuk mengaktifkan fitur Hibernate-nya, lalu pilih Save Changes.
Platinum Computer | Konsultan IT Jakarta